PERBANDINGAN FINANCIAL DISTRESS PADA PT LIPPO CIKARANG, Tbk DAN PT BUKIT DARMO PROPERTY, Tbk DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPRINGATE

Pita Merlin Marpaung, Elly Susanti, Christine Dewi Nainggolan, Musa Fernando Silaen

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan faktor yang menyebabkan perbedaan financial distress pada PT Lippo Cikarang, Tbk dan PT Bukit Darmo Property, Tbk dengan menggunakan metode Springate. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis komparatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Lippo Cikarang, Tbk diindikasikan perusahaan tidak bangkrut (sehat) sedangkan PT Bukit Darmo Property, Tbk diindikasikan perusahaan sedang menghadapi ancaman kebangkrutan dan faktor modal kerja bersih yang bernilai negatif disebabkan oleh penurunan persediaan dan penjualan yang bersumber dari penjualan tanah industri, tanah komersial, rumah toko dan adanya peningkatan beban pokok penjualan disebabkan oleh perubahan variasi produk menyebabkan perbedaan financial distress perusahaan. Hasil penelitian ini menyarankan sebaiknya PT Lippo Cikarang, Tbk dan PT Bukit Darmo Property, Tbk meningkatkan pengelolaan aset untuk meningkatkan penjualan atau pendapatan dan meningkatkan laba yang merupakan indikator dalam mencari nilai Springate.

Kata kunci: Financal Distress, Metode Springate


Full Text:

PDF

References


Almilia, Luciana Spica dan Kritijad. (2003). Analisa Rasio Keuangan untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEJ. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 7 (2), 183-210. Retrieved from http://journal.uii.ac.id/JAAI/article/view/846/765

Endri. (2009). Prediksi Kebangkrutan Bank Untuk Menghadapi dan Mengelola Perubahan Lingkungan Bisnis: Analisis Model Altman Z-Score. Perbanas Quarterly Review, 2 (1), 34-50. Retrieved from http://repository.perbanas.id/xmlui/handle/123456789/937

Gamayuni, Rindu Rika. (2011). Analisis Ketepatan Model Altman sebagai Alat untuk Memprediksi Kebangkrutan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di BEI). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 16 (2), 158-176. Retrieved from http://feb.unila.ac.id/wp-content/uploads/2015/08/JAK-Juli-011.pdf

Ristardi, Martinus (2008). Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan. Skripsi, dipublikasikan. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Rudianto. 2013. Akuntansi Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Subramanyam, K. R dan John J. Wild. 2010. Analisis Laporan Keuangan: Financial Statement Analysis. Edisi X. Buku Satu. Jakarta: Salemba Empat.

Sujarweni, V. Wiratna. 2015. Sistem Akuntansi. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Baru Press.




DOI: https://doi.org/10.37403/financial.v5i2.111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 FINANCIAL JURNAL AKUNTANSI

Diterbitkan Oleh:

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia

 

Editorial Office:

 Jln. Surabaya No.19 Pematangsiantar, 21118, Sumatera Utara

 financial@stiesultanagung.ac.id

Telp/Fax. (0622) 25626


P-ISSN: 2502-4574

E-ISSN: 2686-2581