ANALISIS FRAUD TRIANGLE DALAM PENENTUAN TERJADINYA FINANCIAL STATEMENT FRAUD

Muhammad Azmi Fatkhurrizqi, Aida Nahar

Abstract


Perusahaan berupaya memperlihatkan kondisi keuangan sebaik mungkin untuk menarik perhatian para calon investor. Hal ini memicu timbulnya potensi adanya kecurangan (fraud) dalam pembuatan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor fraud triangle yang mempengaruhi  financial statement fraud pada perusahaan sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2019. Variabel fraud triangle antara lain financial stability, financial target, external pressure, personal financial need, effective monitoring, auditor change, dan auditor opinion. Populasi penelitian ini adalah perusahaan infrastruktur, utilitas, dan transportasi periode 2018-2019 yang melaporkan laporan keuangannya baik di IDX dan website perusahaan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah sampling jenuh/sensus yang menghasilkan sampel sebanyak 100 perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistic. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa personal financial need berpengaruh terhadap financial statement fraud, sedangkan financial stability, financial target, external pressure, effective monitoring, auditor change, dan auditor opinion tidak berpengaruh terhadap financial statement fraud.

Kata Kunci: Fraud Triangle Theory; Financial Statement Fraud; Perusahaan Sektor Infrastruktur, Utilitas dan  Transportasi


References


AICPA. (2002). Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. New York.

Buchholz, A. K. (2012). SAS 99 : Deconstructing the Fraud Triangle and Some Classroom Suggestions Brooklyn College of the City University of New York. Journal of Leadership, Accountability and Ethics, 9(2), 109–118.

Cressey, D. (1953). Other people’s money a study in the social psychology of embezzlement. Glencoe Ill.: Free Press.

Dunn, P. (2004). The impact of insider power on fraudulent financial reporting. Journal of Management, 30(3), 397–412. https://doi.org/10.1016/j.jm.2003.02.004

Fimanaya, F., & Syafruddin, M. (2014). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Empiris pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2011). Diponegoro Journal of Accounting, 3(3), 1–11.

Hidayatun, F., & Juliarto, A. (2019). Fraud Traingle dan Fraud Diamond Model dalam Prediksi Kecurangan Laporan Keuangan. Diponegoro Journal of Accounting, 8(2013), 1–8.

IAI. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Indah, M., & Henny, D. (2019). Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Fraudulent Financial Statements Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2017. Jurnal Akuntansi Trisakti, 6, 141–156.

Maylia, S., & Sari, P. (2013). Model Deteksi Kecurangan Berbasis fraud Traingle (Studi Kasus Pada Perusahaan Publik Di Indonesia). Jurnal Akuntansi & Auditing (Vol. 9). Department of Accounting, Faculty of Economics & Business,Diponegoro University, Indonesia. https://doi.org/10.14710/JAA.9.2.199-225

Mulyadi. (2014). Auditing (Keenam). Jakarta: Salemba Empat.

Nugraheni, N. K., & Triatmoko, H. (2017). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Financial Statement fraud: Prespektif Diamond fraud Theory (Studi Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016). Jurnal Akuntansi Dan Auditing, 14(2), 118–143.

Rachmania, A. (2017). Analisis Pengaruh Fraud Triangle Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Akuntansi, 2(2).

Sasongko, N., & Wijayantika, S. F. (2019). Faktor Resiko Fraud Terhadap Pelaksanaan Fraudulent Financial Reporting ( Berdasarkan Pendekatan Crown ’ s Fraud Pentagon Theory ). JURNAL Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4(1), 67–76.

Schori, & Garee. (1998). Like Products, Companies have Life Cycle. Marketing Views.

Septriani, Y., & Handayani, D. (2018). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Analisis Fraud Pentagon . Jurnal Akuntansi, Keuangan Dan Bisnis, 11(1), 11–23.

Skousen, C. J., Smith, K. R., & Wright, C. J. (2009). Detecting and predicting financial statement fraud: The effectiveness of the fraud triangle and SAS No. 99. JAI Publishing, Emerald Group, 13, 53–81. https://doi.org/10.1108/S1569-3732(2009)0000013005

Tessa, C., & Harto, P. (2016). Fraudulent Financial Reporting: Pengujian Teori fraud Pentagon pada Sektor Keuangan dan Perbankan di Indonesia. Lampung.

Tiffani, L., & Marfuah. (2015). Deteksi Financial Statement fraud dengan Analisis fraud Traingle pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. JAAI, 19(2), 112–125.

Wispandono. (2011). Pengaruh Lingkungan Bisnis Terhadap Kinerja Pengrajin Industri Batik di Kabupaten Bangkalan. Jurnal Mitra Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 1.




DOI: https://doi.org/10.37403/financial.v0i0.221

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 FINANCIAL: JURNAL AKUNTANSI

Financial: Jurnal Akuntansi is indexed by:

 

 

PUBLISHER:

Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Jalan Surabaya No 19, Telp (0622) 25626, Fax (0622) 21432
Pematangsiantar 21118 – Sumatera Utara, Indonesia
email: financial@stiesultanagung.ac.id

OAlogo

 Creative Commons License

Financial: Jurnal Akuntansi by STIE Sultan Agung is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.