IMPLEMENTASI GREEN ACCOUNTING (AKUNTANSI LINGKUNGAN) DI INDONESIA: STUDI LITERATUR

Chairia Chairia, Jenni Veronika Br Ginting, Polin Ramles, Felik Ginting

Abstract


Lingkungan yang tercemar baik secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan kerusakan lingkungan. Kerusakan alam membuat ketidakseimbangan dan ketidakberdayaan lingkungan, sehingga kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya terganggu. Tujuan dari Green Accounting adalah untuk meningkatkan jumlah informasi yang relevan yang dibuat untuk mereka yang membutuhkan atau menggunakannya. Keberhasilan Green Accounting tidak hanya bergantung pada ketepatan dalam mengklasifikasikan seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, tetapi juga kemampuan dan keakuratan data akuntansi perusahaan untuk mengurangi dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas perusahaan. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka. Studi literature review adalah cara yang dipakai untuk megumpulkan data atau sumber yang berhubungan pada sebuah topik tertentu yang bisa didapat dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, internet, dan pustaka lain. Hasil penelitian ini adalah dengan adanya green accounting perusahaan akan sangat mendukung dalam proses evaluasi seperti kegiatan lingkungan terutama analisis permasalahan limbah. Melalui publikasi pelaporan biaya lingkungan tentunya akan membantu para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi pelestarian lingkungan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan untuk mendukung kelangsungan usaha di masa sekarang dan masa yang akan datang. Namun sayangnya dalam penerapannya seringkali beberapa perusahaan tidak melaporkan bad news yang dihadapi, sehingga pelaporan mengenai biaya lingkungan tidak efektif.

Kata kunci: Green Accounting, Green Accounting Perusahaan,  Studi Literatur

 


References


Abdullah, M. W. dan Sari, S. N. (2015) “Pengaruh Tekanan Stakeholders dan Tanggung Jawab Sosial terhadap Penerapan Akuntansi Lingkungan di Kawasan Industri Makassar,” Assets, 5(1), hal. 105–114.

Aniela, Y. (2012) “Peran Akuntansi Lingkungan Dalam Meningkatkan Kinerja Lingkungan Dan Kinerja Keuangan Perusahaan,” Berkala Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 1(1), hal. 15–19. Tersedia pada: http://jurnal.wima.ac.id/index.php/BIMA/article/view/24.

Arisandi, D. dan Frisko, D. (2012) “Green Rush in Accounting Field of Indonesia from Different Perspectives,” SSRN Electronic Journal, hal. 1–10. doi: 10.2139/ssrn.1869450.

Bebbington, J. (2001) “Sustainable Development: A Review of the International Development, Business and Accounting Literature,” SSRN Electronic Journal, (1999). doi: 10.2139/ssrn.257434.

Bell, F. dan Lehman, G. (1999) “Recent trends in environment accounting: how green are your accounts?,” Accounting Forum, 23(2), hal. 175–192. doi: 10.1111/1467-6303.00010.

Burhany, D. I. (2014) “Pengaruh Implementasi Akuntansi Lingkungan Terhadap Kinerja Lingkungan dan Pengungkapan Informasi Lingkungan,” Indonesia Journal of Economics and Business, 1(2), hal. 1–8. Tersedia pada: https://scholar.google.com/scholar?hl=en&as_sdt=0%2C5&q=akuntansi+lingkungan%2C+kinerja+lingkungan&oq=akunta#d=gs_qabs&u=%23p%3DW9rL_BQUp6EJ.

Burritt, R. L. dan Welch, S. (1997) “Environmental Performance of Public Sector,” Accounting, Auditing & Accountability Journal.

Gallhofer, S. (1992) “The Non-and Nom of Accounting for (m)other Nature,” The Eletronic Library, 34(1), hal. 1–5.

Greenham, T. (2010) “Green accounting: A conceptual framework,” International Journal of Green Economics, 4(4), hal. 333–345. doi: 10.1504/IJGE.2010.037655.

Idris (2012) “AKUNTANSI LINGKUNGAN SEBAGAI INSTRUMEN PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN TERHADAP LINGKUNGAN DI ERAGREENMARKET,” Proceeding journal entrepreneurship seminar, 2(1).

K., A. A. et al. (2020) “Green Accounting and Its Implementation in Indonesia,” Efektor, 7(1), hal. 59–72. doi: 10.29407/e.v7i1.14414.

Neni, A. (2012) “Mengenal Green Accounting,” Permana, 4(1), hal. 69–75.

Rahman, M. A., Sumarlin, S. dan Mus, S. F. (2019) “Green Accounting Concept Based on University Social Responsibility as A Form of University Environmental Awareness,” Integrated Journal of Business and Economics, 3(2), hal. 164. doi: 10.33019/ijbe.v3i2.156.

Rogers, G. dan Kristof, J. (2003) “Reducing operational and product costs through environmental accounting,” Environmental Quality Management, 12(3), hal. 17–42. doi: 10.1002/tqem.10071.

Sahasrakirana, G. W. (2012) “Evaluasi Peran Akuntansi Lingkungan Untuk Mendukung Keputusan Manajemen Lingkungan Dalam Mencapai Sustainability Perusahaan PT Sahabat Mewah dan Makmur,” Universitas Bina Nusantara. Tersedia pada: https://adoc.tips/download/abstrak-kata-kunci-akuntansi-lingkungan-keberlanjutan-manaje.html.

Saribu, A. D. et al. (2017) “Theory and implementation green accounting,” hal. 1–6. Tersedia pada: http://akademik.uhn.ac.id/portal/public_html/Ekonomi/Akuntansi/Ardin_Doloksaribu/Theory and Implementation Green Accounting.pdf.

Sukoharsono, E. G. (2007) “Green Accounting in Indonesia: Accountability and Environmental Issues,” The International Journal of Accounting and Business Society, 15(1), hal. 21–60.

Yoga, I. G. A. P. dan Sastri, I. I. D. A. M. (2020) “Green Accounting: An Environmental Pollution Prevention Effort to Support Business Continuity,” Jurnal Ekonomi & Bisnis JAGADITHA, 7(2), hal. 128–137. doi: 10.22225/jj.7.2.2488.128-137.




DOI: https://doi.org/10.37403/financial.v8i1.368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 FINANCIAL: JURNAL AKUNTANSI

Financial: Jurnal Akuntansi is indexed by:

  

PUBLISHER:

Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Jalan Surabaya No 19, Telp (0622) 25626, Fax (0622) 21432
Pematangsiantar 21118 – Sumatera Utara, Indonesia
email: financial@stiesultanagung.ac.id

OAlogo

 Creative Commons License

Financial: Jurnal Akuntansi by STIE Sultan Agung is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.